Selasa, 06 Januari 2009

Marsi, Langkah Terakhir!!!

Hallo Marsi,
Langkah keempat merupakan langkah terakhir dari rumuskeberhasilan optimal atau Peak Performance.Langkah Keempat adalah langkah yang dapat mengembangkankeluwesan mengubah perilaku sampai memperoleh apa yang diinginkan. Jika melihat orang yang berhasil, anda akan menyadari bahwa mereka mengikuti langkah-langkah ini. Mereka mulai dengan suatu sasaran, karena tanpa sasaran tidak akan dapat mencapainya. Mereka bertindakkarena hanya mengetahui tidaklah cukup. Mereka mampu menilaiorang lain, untuk mengetahui tanggapan apa yang mereka peroleh,dan tetap beradaptasi, tetap menyesuaikan, tetap mengubahperilaku mereka sampai mereka berhasil.Semoga apa yang Anda pelajari disini bermanfaat untuk anda,keluarga dan sesama anda.
Salam Dahsyat!!!
Tung Desem Waringin

Success is My Right!!

STOP PRESS!!!

Bapak Marsi Ragaleka,
Tidak jarang kita menghadapi berbagai ujian dalam kehidupansehari-hari. Mulai dari kegagalan, keterpurukan, kehilangan, sertaberbagai ujian lain yang jika diakumulasi mungkin jumlahnya sangatbanyak. Tapi, sadarkah kita bahwa di tengah ujian yang demikianbertubi, ada makna, hikmah, dan kebaikan yang jauh jauh lebihbanyak?
Sebab sebenarnya, hampir semua yang ada di dunia ini awalnya adakarena sebelumnya terdapat masalah. Berbagai penemuan penting yangada di dunia ini ditemukan karena sebelumnya ada berbagai kendala.Sepeda ditemukan karena orang mudah lelah jika hanya berjalan.Telepon ditemukan karena sebelumnya orang kesulitan berkomunikasidalam jarak yang jauh. Pesawat ditemukan karena orang tidak bisaterbang layaknya burung.
Begitu juga saya. Saat ini saya sukses karena sebelumnya sayaadalah orang miskin. Tapi, saya memilih untuk mengubah kemiskinantersebut menjadi satu hal yang positif untuk memperkuat daya juangsaya hingga bisa sukses seperti sekarang.
Kita semua pasti akan menemui berbagai masalah dalam hidup. Namun,di balik semua masalah itulah tersembunyi berbagai peluang,kesempatan, dan kebaikan yang bisa kita manfaatkan untuk meretasjalan menuju kesuksesan. Sebab, dari semua masalah itu kita akanbelajar sesuatu.
Saya sendiri membuktikan, dalam perjalanan hidup, semua persoalanpasti ada solusinya. Perjuangan yang tanpa kenal lelah disertaisemangat yang luar biasa, ketekunan, keuletan, dan kedisiplinandapat membuat saya memenangkan berbagai ujian yang saya hadapi.Apalagi saya dikuatkan dengan keyakinan bahwa "Success is myright!" Maka, dengan keyakinan sukses adalah hak semua orang, Andapasti juga bisa mengatasi semua masalah dalam kehidupan.
Salam sukses luar biasa!

Dapatkan motivasi setiap hari hanya di : http://www.andriewongso.com

Senin, 05 Januari 2009

Dua Warisan Karya Budaya Indonesia Diusulkan Sebagai Memory of the World


Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik mengatakan, dua warisan karya budaya Indonesia masing-masing I LA Galigo dan Makyon saat ini tengah diusulkan ke UNESCO agar mendapat pengakuan sebagai Memory of the World. Pengakuan dalam bentuk serfikat Memory of the World sebelumnya telah diporelah Indonesia untuk warisan karya budaya naskah Negara Kertagama, yang diputuskan dalam sidang MOWCAP (Memory of the World Committee fo Asia/Pacific)-UNESCO di Australia pada 17-18 September 2008 lalu.
"Warisan karya budaya I La Galigo dari Makassar yang kita usulkan ke MOWCAP adalah berupa naskah, sedangkan Makyon dari Riau (Melayu) berupa tradisi lisan," kata Menbudpar Jero Wacik dalam keterangan pers akhir tahun di Jakarta, Selasa (22/12).
Menbudpar Jero Wacik mengatakan, pengakuan UNESCO terhadap warisan budaya Indonesia itu sangat besar perannya dalam upaya pelestarian dan pengakuan dunia, yang di era ekonomi kreatif sekarang ini warisan karya budaya tersebut merupakan mata uang baru yang dapat mensejahterakan masyarakat. "Karya budaya sebagai doposit ini harus kita gali, lindungi, serta dikembangkan agar menjadi mata uang baru untuk mensejahterakan masyarakat," katanya. (Pusformas-www.budpar.go.id)

Devisa Pariwisata Tahun 2008 Mencapai US$ 7,51 Miliar

Capaian kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia tahun 2008 sebesar 6,43 juta orang, sementara devisa yang dihasilkan dari kunjungan turis tersebut mencapai US$ 7,51 miliar sehingga kinerja ini tercatat sebagai capaian terbaik pariwisata selama ini.
"Dua capaian terbaik dari jumlah kunjungan wisman dan devisa yang kita raih itu menunjukkan pelaksanaan program Visit Indonesia Year (VIY) 2008 berjalan sukses, untuk ini atas usulan semua pihak khususnya dari industri pariwisata, VIY akan kita lanjutkan pada tahun 2009," kata Menbudpar Jero Wacik dalam keterangan pers akhir tahun di gedung Sapta Pesona Jakarta, Selasa (22/12).
Menbudpar mengatakan, capaian terbaik tahun 2008 akan dijadikan sebagai patokan untuk mendorong target capaian tahun 2009, Angka 6,43 juta ini kita jadikan sebagai patokan untuk menentukan target rendah (pesimistis), katanya. Sedangkan untuk target menengah (moderat) dan target tinggi (optimistis) ia mengisyaratkan sekitar 6,8 juta hingga 7 juta.
Tingginya perolehan devisa pariwisata tahun 2008 selain karena faktor meningkatnya jumlah kunjungan wisman sebesar 6,43 juta, juga disebabkan melambungnya pengeluaran wisman dari US$ 970/orang/kunjungan --menurut perhitungan PES (Passanger Exit Survey) 2007 -- menjadi US$ 1.178/orang/kunjungan berdasarkan hasil perhitungan PES 2008. (Pusformas)

Wakatobi Sebagai Destinasi Selam Kelas Dunia Promosikan Lewat Lomba Foto


Bupati Wakatobi, Hugua, mengatakan kegiatan lomba foto bawah laut yang digelar sejak tahun lalu merupakan upaya untuk mempromosikan Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, sebagai destinasi wisata selam kelas dunia ke mancanegara.
"Untuk lomba foto bawah laut tahun 2009 kita menyediakan hadiah US$40.000 atau dua kali lipat dari hadiah lomba tahun 2008 sebesar US$20.000," kata Hugua pada acara pemberian hadiah kepada para pemenang lomba foto bawah laut 2008 di gedung Sapta Peson Jakarta, Selasa (22/12).
Menurut Hugua, kegiatan lomba foto bawah laut itu sekaligus merupakan apresiasi Pemda Wakatobi dalam mendukung program Visit Indonesia Year2008. Wakatobi sebagai salah satu destinasi wisata Indonesia di pusat segi tiga karang dunia perlu promosi yang gencar. "Program VIY 2008 telah mendorong kami lebih gencar mempromosikan Wakatobi sebagai destinasi selam kelas dunia," katanya.
Pemenang lomba foto bawah laut 2008 untuk kategori Honorable Mentionwide angle adalah Pelayo De Salinas (Spanyol), Richard Smith (Australia), dan Kanids Semidang (Jakarta). Untuk kategori Honorable Mentionmacro pemenangnya Lorenzo Parma (Italia), Danie Lexton (Inggris), dan Agus Susantio (Papua Barat). Untuk kategori wide angle pemenangnya Muljadi Kartarahardja, Sofi Sugiharto, dan Michael Sukri, ketiganya dari DKI Jakarta. Sedangkan untuk kategori Macro pemenangnya Dellien Yusuf (Menado), Angela Olivia (DKI Jakarta), Lyn Hardy (AS). (Pusformas-www.budpar.go.id)

Januari-November 2008 Jumlah Kunjungan Wisman Mencapai 5,801 Juta, Tumbuh 12,41%

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) dan pengunjung asing (excursionist) ke Indonesia secara kumulatif dari Januari hingga November 2008 mencapai 5.801.847 wisman atau tumbuh 12,41% dibanding periode yang sama (Januari-November) 2007 sebesar 5.161.325 wisman.
Sementara pada November 2008 jumlah kunjungan wisman dan pengunjung asing (excursionist) tercatat sebanyak 538.639 orang atau mengalami kenaikan sebesar 10,13% dibanding bulan yang sama tahun 2007.
Pusat Pengelolaan Data dan Sistem Jaringan (P2DSJ) Depbudpar menyebutkan, jumlah kunjungan wisman melalui seluruh pintu masuk pada bulan November 2008 sebesar 524.162 wisman atau mengalami kenaikan sebesar 9,94% dibanding bulan November 2007 berjumlah 476.782 wisman. Sedangkan jumlah pengunjung asing (excursionist) pada November 2008 tercatat sebanyak 14.477 orang atau mengalami kenaikan sebesar 17,37% dibanding November 2007 sebesar 12.334 orang.
Badan Pariwisata Dunia (UN-WTO) tahun 2008 mengeluarkan rekomendasi bahwa penumpang transit dapat dicatat sebagai pengunjung asing (excursionist). Selama Januari-November 2008 excursionist tersebut terdiri atas Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Ngurah Rai Denpasar, dan Juanda Surabaya yang secara komulatif sebesar 177. 802 orang (Pusformas-www.budpar.go.id)

Ide Bisnis Datang Dari Mana Saja

Ada banyak pertanyaan tentang bagaimana harus memulai sebuah usaha. Jawabannya pun beraneka. Ada yang harus cari modal dulu, ada yang harus mempelajari pasar, bahkan yang ekstrim ada yang mengatakan modalnya nekad saja! Semuanya tak salah. Sebab, dari mana saja mau mulai berwirausaha, asal punya niat, tekad, ketekunan, keuletan, semangat tak mudah menyerah, pasti akan ada hasil yang dicapai. Banyak contoh nyata orang yang bermodal nekad bisa jadi pengusaha sukses. Tak sedikit pula pengusaha yang berawal dari persiapan matang akhirnya benar-benar sukses membesarkan usahanya. Salah satu contoh nyata, orang yang berkemauan kuat dan bisa sukses berkat kerja kerasnya yakni Andrie Wongso. Meski dari keluarga miskin, dengan prinsip: "Sukses adalah hak saya" ia mampu menjadi pengusaha sukses hingga kini. Apa yang dilakukan Andrie Wongso dan banyak pengusaha sukses lain ini bisa diwakili oleh sebuah kalimat bijak yang sudah sering kita dengar, yakni asal ada kemauan, pasti ada jalan, "When there is a will, there is a way." Nah, lantas, jika kita sudah ada kemauan, usaha apa yang bisa ditekuni? Pilihannya sangat beragam. Untuk mengeksplorasi jenis usaha apa saja yang bisa ditekuni sebenarnya cukup gampang. Modalnya hanyalah ATM, yakni Amati, Tirukan, dan Modifikasi.
Amati. Yang perlu dilakukan hanyalah dengan melihat sekeliling Anda. Ada banyak bertebaran jenis usaha yang bisa Anda tekuni. Mulai dari yang sudah banyak digeluti oleh orang lain, maupun usaha-usaha yang menurut Anda masih jarang yang disentuh orang lain. Atau, dari pengamatan itu, barangkali Anda bisa menemukan sejumlah kebutuhan orang yang belum tersentuh sehingga bisa jadi ladang bisnis yang baru. Ambil contoh, lihat kendaraan berseliweran di jalanan. Kalau Anda bisa utak-atik kendaraan, kenapa tidak coba buka usaha bengkel? Biar lebih spesifik layanannya, buat bengkel yang siap dipanggil kapan saja, kalau perlu 24 jam!
Tirukan. Untuk menjalankan bisnis yang berhasil, coba tirukan bisnis yang ramai mendapat pelanggan di sekitar Anda. Misalnya Anda melihat pedagang bakso yang ramai. Coba, lihat apa yang membuatnya laris. Apakah lokasinya, rasanya, atau mungkin pelayanannya yang unik. Tirukan saja, apa kunci sukses yang membuatnya ramai. Salah satu cara meniru yang sekarang sedang tren yaitu usaha dengan sistem waralaba. Pemilik usaha dengan sistem waralaba sebenarnya sudah merelakan usahanya di-copy paste oleh jaringan waralabanya, dan itu sah-sah saja, bahkan senang karena jaringan usahanya makin membesar. Karena itu, jangan segan jika bertemu dengan bisnis yang ramai, kalau mau ajaklah kerja sama, dengan begitu dalam meniru langkah suksesnya Anda bisa lebih pasti.
Modifikasi. Kalau sudah menemukan jenis usaha yang akan dicontoh, jangan asal contek saja. Ubahlah berdasar kreativitas Anda. Misalnya biar makin ramai Anda gunakan cara yang unik, contoh bikin bakso yang kotak, atau bakso yang dibakar. Gunakan pula promosi yang unik. Misalnya beri kejutan gratis bayar untuk konsumen mangkuk ke-100, serta berbagai jenis promosi unik lainnya.
Bagaimana, sudah mulai mendapat gambaran? Yang penting, jika sudah menemukan jenis usaha yang ingin Anda geluti, segera take action! Lakukan dengan sepenuh hati dan terjuni dengan tekad kuat agar berhasil. Ingat. Peluang ada di mana-mana, tapi peluang baru benar-benar jadi uang kalau Anda mau mewujudkannya.
By: Agoeng Widyatmoko
Penulis adalah konsultan independen usaha kecil (UKM). Jika ingin mencari peluang lain untuk jadi entrepreneur, dapat membaca buku tulisan Agoeng berjudul 100 Peluang Usaha, Peluang Usaha untuk Anak Muda, Peluang Usaha untuk Ibu Rumah Tangga, dan Peluang Usaha untuk Pensiunan.